Negara-Negara Era Futuristik
Era Futuristik merupakan masa ketika peradaban manusia Terra telah pulih dari rangkaian perang dan kehancuran besar pada era sebelumnya, kemudian mencapai tingkat perkembangan teknologi yang sangat tinggi. Pada periode ini, tatanan politik Terra telah terkonsolidasi menjadi empat belas negara utama yang menjadi dasar hubungan internasional hingga penghujung 4016 Astra.
Pembentukan negara-negara tersebut berlangsung melalui proses panjang selama berabad-abad, meliputi perang, migrasi, perubahan batas, federasi, perjanjian, penyatuan wilayah, dan rekonstruksi. Karena itu, negara-negara Era Futuristik tidak selalu merupakan kelanjutan langsung dari satu negara lama, melainkan dapat terbentuk dari beberapa wilayah dan pemerintahan sebelumnya.
KGT berperan dalam menjaga stabilitas internasional dan mengawasi kekuatan militer dunia. Sementara itu, perdagangan, penelitian, teknologi, dan kerja sama antariksa berkembang dalam skala global. Peradaban manusia pada masa ini juga telah meluas ke Bulan Terra, orbit Terra, dan wilayah luar planet.
Daftar Negara Era Futuristik
| No. | Negara | Cikal Bakal Utama | Karakteristik |
|---|---|---|---|
| 1 | Khamrith | Selan, Brunera | Negara tropis daratan dengan hutan lembap, sungai besar, rawa, lembah, dan pegunungan hijau. Wilayah agraris, jalur sungai, dan sumber daya hutan menjadi bagian penting dari negaranya. |
| 2 | Tavaru | Mariven, Aureza | Negara kepulauan besar dengan banyak pulau, selat, pelabuhan, kawasan pesisir, gunung api, dan jalur laut strategis. |
| 3 | Lianor | Tairen | Negara daratan luas dengan pusat-pusat kehidupan di pedalaman, sungai panjang, wilayah pertanian, kota tua, pegunungan, dan dataran besar. |
| 4 | Orkhadan | Dorven | Negara dengan stepa, dataran terbuka, dataran tinggi, dan gurun dingin. Wilayahnya luas dengan permukiman yang tersebar. |
| 5 | Hanyul | Rinyar | Negara semenanjung yang terbentuk melalui penyatuan wilayah yang sebelumnya terpisah. Pegunungan, pesisir panjang, lembah sempit, dan kota-kota padat menjadi bagian utama geografinya. |
| 6 | Mikazuru | Mikara | Negara kepulauan timur dengan deretan pulau, pegunungan, hutan, pesisir sempit, laut dalam, dan kawasan perkotaan padat. |
| 7 | Varyesk | Vardek | Negara daratan utara yang sangat luas. Sebagian wilayahnya memiliki sejarah kerusakan akibat radiasi, suhu ekstrem, dan kehancuran pascaperang. |
| 8 | Caelvaris | Elaren, Meridia, Ostvar, Sivaren | Negara besar hasil konsolidasi sejumlah wilayah. Memiliki kota tua, pelabuhan, dataran luas, sungai, pegunungan, pusat arsip, dan sejarah politik panjang. Caelvaris juga dikonfirmasi dalam novel sebagai negara yang sangat luas dan didominasi daratan. |
| 9 | Sahravand | Sarqan, Orzhan, Sanira, Sahmar, Mazhara | Negara besar yang mencakup kawasan gurun, dataran tinggi, jalur energi, lembah sungai tua, dan wilayah berpenduduk padat. |
| 10 | Kairava | Aksan, Aksar | Negara dengan dataran tinggi, sabana, pesisir, wilayah pertambangan, dan jalur pangan. Sumber daya alam dan akses laut menjadi bagian penting dari perkembangannya. |
| 11 | Norvheim | Noryn | Negara utara yang terbentuk dari federasi wilayah dingin. Fjord, hutan dingin, danau, pegunungan, pesisir berbatu, dan kawasan bersalju menjadi karakteristik utamanya. |
| 12 | Iskaryn | Grenda | Negara di wilayah es dengan lapisan es luas, pegunungan salju, pesisir dingin, dan kawasan terpencil yang sulit dijangkau. |
| 13 | Asterhold | Asterden | Negara kontinental besar dengan pegunungan panjang, hutan utara, danau besar, padang luas, kota-kota besar, pesisir panjang, dan berbagai peninggalan teknologi lama. |
| 14 | Andeluz | Bravora, Mexora, Andera, Cariven | Negara besar dengan bentang alam beragam, termasuk hutan, sungai besar, pegunungan, dataran tinggi, pesisir, dan kepulauan. Wilayahnya memiliki sumber daya alam yang besar. |
Cikal bakal utama pada tabel menunjukkan wilayah atau negara Zaman Abu Nuklir yang memiliki hubungan utama dengan pembentukan masing-masing negara Era Futuristik. Hubungan tersebut tidak selalu menunjukkan penggabungan secara langsung, karena pembentukan negara-negara Era Futuristik berlangsung melalui beberapa tahap pemerintahan, perubahan batas, konflik, migrasi, dan rekonstruksi.
Identitas wilayah lama juga tidak sepenuhnya menghilang. Nama daerah, budaya, bahasa lokal, kota tua, dan hubungan sejarah tertentu masih dapat bertahan sebagai bagian internal dari negara yang terbentuk kemudian.
Wilayah Manusia di Luar Terra
Pada Era Futuristik, wilayah manusia tidak terbatas pada permukaan Terra. Koloni telah dibangun di Bulan Terra, permukiman besar berkembang di orbit, dan ekspansi antariksa telah mencapai Planet Areska.
Wilayah-wilayah tersebut tidak dihitung sebagai negara tambahan dalam daftar empat belas negara Terra.
| Wilayah | Status / Jenis | Keterangan |
|---|---|---|
| Bulan Terra | Bulan alami Terra | Memiliki sejumlah kompleks koloni manusia. Salah satu yang diketahui adalah Koloni Aramis, yang mencakup kawasan hunian, penelitian, pertambangan, dan fasilitas penunjang kehidupan. |
| Koloni Orbit Caelith | Wilayah netral / kota orbit | Koloni orbit besar yang mengelilingi Terra. Struktur utamanya berbentuk stasiun dengan cincin raksasa dan memiliki fasilitas sipil, hunian, penelitian, logistik, transportasi, serta kepentingan pertahanan antariksa. |
| Koloni Singgah Asterion | Permukiman pendukung perjalanan antariksa | Permukiman yang mendukung jalur menuju Areska. Digunakan untuk kebutuhan teknisi, awak kapal, logistik, perawatan, dan kegiatan pendukung perjalanan. |
| Gerbang Relai Areska | Infrastruktur antariksa | Struktur relai yang digunakan sebagai bagian dari jaringan perjalanan menuju Planet Areska. |
| Planet Areska | Planet koloni / wilayah netral | Planet di luar Terra yang sedang menjalani proyek terraforming dan kolonisasi. Permukiman manusia bergantung pada lingkungan buatan dan fasilitas terlindungi. |
Caelith dan Bulan Terra merupakan dua wilayah yang berbeda. Caelith adalah koloni orbit buatan yang mengorbit Terra, sedangkan Bulan Terra adalah satelit alami planet yang memiliki koloni manusia seperti Aramis.
Caelith dan wilayah kolonisasi Areska dikembangkan melalui kerja sama antarnegara dan memiliki kedudukan netral, sehingga tidak dihitung sebagai bagian dari empat belas negara utama Terra.
Kondisi pada Akhir Era Futuristik
Menjelang akhir 4016 Astra, empat belas negara tersebut masih menjadi dasar tatanan politik manusia di Terra. Di luar planet, manusia telah memiliki koloni di Bulan Terra, Koloni Orbit Caelith, Koloni Singgah Asterion, Gerbang Relai Areska, dan permukiman di Planet Areska.
Keadaan tersebut berubah setelah Sangkala Purba dimulai. Serangan dan kekacauan tidak hanya terjadi di empat belas negara Terra, tetapi juga mencapai wilayah manusia di Bulan Terra dan Caelith. Asterion, Gerbang Relai Areska, dan Planet Areska juga tercatat sebagai bagian dari wilayah manusia yang terkena krisis pada akhir 4016.
Setelah Konvergensi Terra dan terputusnya komunikasi jarak jauh, keadaan politik serta operasional sebagian wilayah manusia tidak lagi dapat dipastikan dari satu pusat informasi. Oleh karena itu, artikel ini menggambarkan tatanan negara dan wilayah manusia sebagaimana keberadaannya pada Era Futuristik, sebelum rangkaian kehancuran akhir 4016 mengubah kondisi Terra.

