Ambang Komunikasi
Ambang Komunikasi adalah fenomena yang membatasi kemampuan komunikasi jarak jauh di Terra. Fenomena ini menyebabkan transmisi menjadi semakin tidak stabil seiring bertambahnya jarak, hingga jaringan global tidak lagi dapat dipertahankan secara normal.
Ambang Komunikasi tidak mematikan seluruh perangkat komunikasi. Telepon, radio, komputer, server, televisi, terminal kota, dan jaringan digital masih dapat digunakan selama perangkat serta infrastruktur setempat tetap beroperasi. Gangguan terutama muncul ketika komunikasi harus menjangkau wilayah yang lebih jauh atau melewati kawasan dengan kondisi sinyal buruk.
Gejala Ambang Komunikasi telah muncul selama beberapa hari sebelum berakhirnya Konvergensi Terra. Pada 30 Lumera 4016, KGT telah kehilangan hubungan dengan koloni manusia di Bulan Terra dan Koloni Orbit Caelith. Menjelang akhir Konvergensi, gangguan komunikasi memburuk secara global hingga komunikasi jarak jauh akhirnya terputus pada 1 Astera 4017.
Informasi Umum
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama | Ambang Komunikasi |
| Jenis | Fenomena komunikasi |
| Awal gejala | Beberapa hari sebelum 1 Astera 4017 |
| Tanggal awal pasti | 1 Astera 4017 |
| Perburukan besar | Akhir 4016 hingga Konvergensi Terra |
| Fase penuh | 1 Astera 4017 |
| Dampak utama | Runtuhnya komunikasi global dan pembatasan komunikasi jarak jauh |
| Komunikasi lokal | Tetap dapat digunakan apabila infrastruktur tersedia |
| Komunikasi luar Terra | Tidak dapat dipertahankan secara normal |
Perkembangan
Pada tahap awal kehancuran Terra, gangguan komunikasi sulit dibedakan dari kerusakan biasa. Pertempuran melawan monster telah menghancurkan menara komunikasi, jaringan listrik, pusat data, kabel, fasilitas pemerintahan, dan berbagai infrastruktur lain yang sebelumnya menopang jaringan global.
Namun, KGT kemudian menemukan pola yang tidak dapat dijelaskan hanya melalui kerusakan fisik.
Selama beberapa hari menjelang akhir Konvergensi, gangguan komunikasi jarak jauh terus meningkat. Dalam dua belas jam terakhir sebelum Siaran Darurat Tingkat Kepunahan, masalah yang sama mulai muncul di banyak wilayah yang infrastrukturnya masih berfungsi.
Menara masih berdiri, pemancar masih memiliki daya, dan pusat data masih beroperasi, tetapi transmisi jarak jauh semakin sulit dilakukan. Data mengalami kerusakan, pesan terpotong, transmisi menghilang, dan sinkronisasi antarsistem mulai gagal.
Jaringan lokal masih dapat bertahan di sejumlah wilayah, tetapi tidak lagi mampu menjangkau tempat yang lebih jauh.
Pada 30 Lumera, KGT juga telah kehilangan komunikasi dengan koloni manusia di Bulan Terra dan Caelith. Menjelang berakhirnya Konvergensi, KGT menyatakan bahwa fasilitas manusia lainnya di luar Terra juga tidak lagi dapat diverifikasi.
Fasilitas-fasilitas tersebut tidak dinyatakan musnah, tetapi bantuan dari orbit dan luar planet tidak lagi dapat diandalkan.
Pada 1 Astera 4017, gangguan mencapai fase penuh. Komunikasi jarak jauh Terra akhirnya terputus bersamaan dengan berakhirnya Konvergensi Terra.
Jaringan lokal tidak ikut mati secara serentak. Yang runtuh adalah kemampuan untuk mempertahankan Terra sebagai satu jaringan komunikasi global.
Sifat dan Penyebab
Runtuhnya komunikasi Terra merupakan gabungan antara kehancuran infrastruktur dan gangguan terhadap transmisi itu sendiri.
Perang, perubahan geografi, dan Konvergensi Terra menghancurkan atau memutus banyak kabel, menara relay, jaringan listrik, server, pusat kendali, dan fasilitas komunikasi. Sebagian sistem yang masih utuh juga kehilangan teknisi, sumber daya, pendingin, atau akses pemeliharaan.
Perubahan bentuk Terra semakin memperburuk keadaan. Jalur komunikasi lama dapat terputus akibat perubahan garis pantai, tenggelamnya wilayah, terbentuknya daratan baru, atau munculnya kawasan yang tidak lagi dapat dilewati.
Namun, kerusakan fisik tidak menjelaskan seluruh gejala. Sistem yang masih memiliki daya dan perangkat aktif tetap dapat mengalami kegagalan ketika mencoba mempertahankan komunikasi jarak jauh.
Beberapa gangguan yang dikenal meliputi:
| Gangguan | Dampak |
|---|---|
| Pelemahan sinyal | Hubungan semakin sulit dipertahankan pada jarak jauh |
| Derau transmisi | Suara atau data kehilangan kejelasan |
| Kerusakan data | Informasi tiba dalam keadaan tidak lengkap atau rusak |
| Keterlambatan | Pesan tiba jauh lebih lambat dari kondisi normal |
| Putus transmisi | Hubungan berhenti sebelum data selesai dikirim |
| Kegagalan sinkronisasi | Sistem atau server tidak dapat mempertahankan data yang sama |
| Gangguan navigasi | Informasi posisi atau koordinat dapat menjadi tidak dapat dipercaya |
| Gema sinyal | Transmisi tertentu muncul kembali dalam waktu atau bentuk berbeda |
Kabut Sinyal
Kabut Sinyal adalah istilah untuk gangguan tak terlihat yang dianggap memengaruhi transmisi komunikasi pada Zaman Liraya.
Istilah tersebut tidak merujuk pada kabut fisik, melainkan pada pola gangguan yang tetap terjadi meskipun perangkat dan infrastruktur komunikasi masih berfungsi.
Penyebab Kabut Sinyal belum diketahui. Beberapa hipotesis yang pernah dipertimbangkan mencakup gangguan atmosfer, perubahan medan elektromagnetik, fenomena energi yang belum dikenal, perubahan struktur ruang, perubahan geografis Terra, serta kemungkinan hubungan dengan Arka.
Tidak ada satu penjelasan yang telah terbukti mampu menjelaskan seluruh gejalanya.
Siaran Darurat Tingkat Kepunahan
Ketika KGT memperkirakan bahwa komunikasi jarak jauh dapat segera hilang sepenuhnya, KGT Pusat mengaktifkan Siaran Darurat Tingkat Kepunahan.
Siaran tersebut disebarkan melalui seluruh media dan jaringan yang masih berfungsi. Jaringan dan relay yang masih terhubung diperintahkan meningkatkan kekuatan transmisi semaksimal mungkin, termasuk sistem orbital yang masih dapat dijangkau, meskipun terdapat risiko kerusakan perangkat.
Bersamaan dengan siaran tersebut, KGT mengirim paket data darurat ke sebanyak mungkin perangkat pribadi, pusat data, rumah sakit, fasilitas pemerintahan, markas militer, fasilitas penelitian, pusat pendidikan, dan sistem penyimpanan lainnya.
Penerima diperintahkan untuk menyimpan dan menggandakan informasi tersebut serta, apabila memungkinkan, membuat salinan fisik dari informasi penting.
Paket tersebut mencakup berbagai informasi terakhir yang masih dimiliki KGT, termasuk:
- penelitian Arka;
- data monster;
- Arsip Geografi Terra Terakhir;
- informasi mengenai perubahan Terra;
- dokumen Program Serikat;
- serta pedoman keberlangsungan pemerintahan dan masyarakat.
KGT juga mengeluarkan Mandat Darurat Akhir untuk mengatur keberlanjutan pemerintahan, Militer Nasional, dan satuan KGT apabila hubungan dengan pusat terputus.
Dalam bidang komunikasi, wilayah yang masih bertahan diperintahkan menggunakan jaringan kabel, radio jarak pendek, pengulang sinyal, jaringan lokal, dan kurir apabila sistem elektronik tidak mampu menghubungkan antarpemukiman.
Sistem Komunikasi Zaman Liraya
Teknologi komunikasi tetap digunakan setelah Konvergensi, tetapi sebagian besar tidak lagi dapat beroperasi dalam skala global.
| Sistem | Kondisi Umum |
|---|---|
| Internet global | Tidak dapat dipertahankan |
| Jaring Lokal | Tetap aktif jika infrastruktur tersedia |
| Forum dan media sosial lokal | Tetap digunakan |
| Telepon lokal | Umumnya dapat digunakan |
| Telepon antarwilayah | Tidak stabil |
| Telepon lintas negara/pulau | Sangat sulit dalam kondisi normal |
| Radio jarak dekat | Tetap efektif di banyak wilayah |
| Radio jarak jauh | Tidak dapat diandalkan |
| Televisi lokal | Masih dapat beroperasi |
| Televisi nasional | Terbatas pada jaringan yang masih terhubung |
| Siaran global | Tidak dapat dipertahankan secara normal |
| Satelit | Sebagian masih ada, tetapi tidak membentuk jaringan global yang andal |
| Komunikasi luar Terra | Tidak dapat dipertahankan secara normal |
| Menara Relay | Digunakan untuk memperluas jaringan |
| Kurir Data | Digunakan ketika transmisi elektronik tidak memungkinkan |
| Jaring Garda | Bertahan dalam bentuk simpul lokal dan regional |
Jaring Lokal dan Server
Runtuhnya internet global tidak menghilangkan teknologi jaringan. Wilayah yang masih memiliki server, listrik, perangkat, dan infrastruktur komunikasi dapat mempertahankan Jaring Lokal.
Jaringan tersebut dapat mencakup satu permukiman, kota, beberapa distrik, fasilitas penelitian, markas militer, atau wilayah yang lebih luas apabila infrastrukturnya memungkinkan.
Berita lokal, data penduduk, catatan medis, pendidikan, arsip pemerintahan, perpustakaan digital, perdagangan, forum, hiburan, serta pengumuman darurat tetap dapat disediakan melalui jaringan tersebut.
Forum dan media sosial juga dapat bertahan dalam lingkup lokal. Namun, karena jaringan tidak lagi tersambung secara global, informasi dari wilayah lain menjadi lebih sulit diperoleh dan diverifikasi.
Server mandiri menjadi aset penting karena data tidak selalu memiliki salinan di wilayah lain. Kehilangan satu pusat data dapat menyebabkan hilangnya catatan medis, data penduduk, penelitian, peta, arsip pemerintahan, atau bagian dari sejarah suatu kawasan.
Telepon, Radio, dan Televisi
Telepon tetap dapat digunakan selama kedua pihak berada dalam jaringan yang masih terhubung. Panggilan lokal relatif stabil apabila infrastruktur tersedia, sedangkan komunikasi antarwilayah semakin sulit ketika harus melalui jarak yang lebih jauh atau jaringan relay yang tidak stabil.
Radio menjadi salah satu alat komunikasi utama pada Zaman Liraya karena relatif sederhana dan dapat digunakan tanpa infrastruktur digital yang besar.
Radio jarak dekat banyak digunakan oleh patroli, kendaraan, ekspedisi, pos penjagaan, militer, dan layanan darurat. Radio jarak jauh tetap terkena pengaruh Ambang Komunikasi dan dapat berubah menjadi derau atau hilang sepenuhnya.
Televisi bertahan terutama dalam bentuk siaran lokal atau regional. Wilayah yang masih memiliki studio, pemancar, sumber listrik, dan jaringan distribusi dapat mempertahankan berita, pendidikan, hiburan, dan pengumuman darurat.
Satelit dan Wilayah Luar Terra
Sebagian satelit Era Futuristik masih berada di orbit, tetapi keberadaannya tidak lagi menjamin komunikasi global.
Satelit dapat kehilangan hubungan dengan stasiun bumi, menerima perintah yang tidak lengkap, atau mengirimkan data yang tidak dapat dipercaya.
Sistem navigasi global juga kehilangan kestabilannya. Peta dan koordinat lama semakin sulit digunakan karena bentuk Terra telah berubah selama Konvergensi.
Hubungan dengan wilayah luar Terra menjadi salah satu kehilangan terbesar akibat keadaan tersebut. Caelith, koloni manusia di Bulan Terra, serta fasilitas manusia lainnya di luar planet tidak lagi dapat diverifikasi secara normal.
Keberadaan penyintas di wilayah-wilayah tersebut kemudian menjadi bagian dari ketidakpastian yang dihadapi manusia Terra.
Infrastruktur dan Jaringan Komunikasi
Menara Relay
Menara Relay digunakan untuk memperpanjang jangkauan Jaring Lokal. Satu relay dapat menghubungkan sebuah kota dengan wilayah sekitarnya, sedangkan beberapa relay dapat membentuk jalur komunikasi yang lebih panjang.
Jaringan tersebut rentan karena kehilangan satu titik dapat memutus hubungan antarkawasan.
Relay membutuhkan sumber daya, teknisi, pemeliharaan, serta perlindungan dari monster, sabotase, kelompok bersenjata, dan kondisi lingkungan.
Karena itu, relay penting sering menjadi fasilitas strategis bagi pemerintahan, militer, atau KGT.
Kurir Data
Ketika transmisi elektronik tidak dapat digunakan, informasi dibawa secara fisik oleh Kurir Data.
Kurir dapat membawa perangkat penyimpanan, arsip pemerintahan, catatan medis, peta, data penelitian, perintah militer, berita, maupun informasi pribadi antara wilayah yang terisolasi.
Di kawasan yang tidak memiliki hubungan jaringan, kurir dapat menjadi satu-satunya cara untuk memperbarui informasi atau memastikan keadaan permukiman lain.
Jaring Garda
Jaring Garda adalah jaringan komunikasi milik Kesatuan Garda Terra yang pada Era Futuristik menghubungkan markas, pangkalan, armada, fasilitas strategis, dan pusat komando KGT.
Ambang Komunikasi memecah jaringan tersebut menjadi simpul lokal dan regional.
Pangkalan yang masih memiliki server, relay, teknisi, dan daya dapat mempertahankan komunikasi internal yang relatif baik, tetapi hubungan dengan KGT Pusat atau wilayah lain tidak selalu tersedia.
Mandat Darurat Akhir memberikan kewenangan kepada komandan KGT tertinggi yang masih aktif di suatu wilayah untuk mengambil keputusan secara mandiri apabila hubungan dengan komando yang lebih tinggi hilang sepenuhnya.
Wilayah dengan Gangguan Tinggi
Kekuatan Ambang Komunikasi tidak sama di seluruh Terra. Kondisi infrastruktur, aktivitas monster, keadaan geografis, serta keberadaan zona anomali dapat memengaruhi tingkat gangguan.
| Wilayah | Kondisi Umum |
|---|---|
| Kota dengan infrastruktur aktif | Jaringan lokal relatif stabil |
| Wilayah terpencil | Bergantung pada radio, relay, atau jaringan sederhana |
| Zona Monster | Komunikasi sering mengalami gangguan berat |
| Zona Anomali | Perangkat, data, waktu, atau navigasi dapat mengalami perilaku tidak normal |
| Laut Lepas | Jaringan sulit dipertahankan |
| Zona Sunyi | Komunikasi biasa hampir tidak dapat digunakan |
Zona Sunyi
Zona Sunyi adalah sebutan untuk kawasan dengan gangguan komunikasi ekstrem.
Di wilayah semacam ini, radio dapat hanya menghasilkan derau, pesan tidak dapat keluar, perangkat navigasi gagal, dan sistem digital dapat berhenti bekerja tanpa penyebab yang jelas.
Zona Sunyi tidak memiliki satu penyebab yang sama. Kawasan monster, zona anomali, reruntuhan tertentu, pulau misterius, atau wilayah yang berubah drastis setelah Konvergensi dapat menunjukkan kondisi serupa.
Zona Anomali dapat menghasilkan gangguan yang lebih tidak teratur, termasuk kerusakan data, kegagalan navigasi, perubahan waktu pada perangkat, atau perilaku tidak normal pada jaringan kabel.
Karena itu, ekspedisi menuju wilayah semacam ini dapat menggunakan peta fisik, catatan manual, penanda lapangan, dan aturan waktu kembali sebagai cadangan.
Sinyal Aneh
Sejumlah laporan pada Zaman Liraya menyebut adanya transmisi yang tidak dapat dijelaskan, seperti pesan yang tidak diketahui pengirimnya, suara dari frekuensi kosong, rekaman dari wilayah yang telah hancur, koordinat yang tidak dikenal, bahasa asing, atau sinyal yang diduga berasal dari orbit.
Sebagian besar laporan tersebut tidak dapat diverifikasi.
Penjelasan yang umum digunakan mencakup Kabut Sinyal, gema transmisi, kerusakan data, atau sistem lama yang masih beroperasi tanpa kendali.
Dampak terhadap Kehidupan dan Pemerintahan
Ambang Komunikasi membuat Terra jauh lebih terdesentralisasi dibandingkan Era Futuristik.
Negara masih dapat mempertahankan pemerintahan, wilayah, dan struktur resminya, tetapi hubungan antara pusat dan daerah tidak selalu dapat dijaga.
Wilayah yang kehilangan hubungan dengan pemerintah pusat dapat menjalankan pemerintahan darurat sampai komunikasi berhasil dipulihkan. Mandat Darurat Akhir KGT secara langsung mengatur keberlanjutan pemerintahan dalam keadaan tersebut dan menegaskan bahwa putusnya hubungan dengan negara lain bukan alasan untuk membubarkan negara.
Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat masih dapat menggunakan komputer, telepon, radio, televisi, forum, dan jaringan digital. Perbedaannya terletak pada jangkauan informasi.
Berita lokal dapat diterima dengan cepat, sedangkan keadaan wilayah yang jauh mungkin baru diketahui setelah informasi dibawa melalui relay, kurir, atau orang yang datang langsung dari tempat tersebut.
Kondisi yang sama turut memengaruhi navigasi dan pemetaan. Peta lama tetap berguna sebagai referensi, tetapi perubahan geografi dan hilangnya pembaruan global membuat hasil survei lapangan, data lokal, dan peta baru menjadi semakin penting.
Militer juga kehilangan kemampuan koordinasi global yang sebelumnya menjadi bagian utama perang modern. Komandan lapangan dan satuan yang terisolasi harus mampu mengambil keputusan tanpa menunggu instruksi pusat.
Bersama kerusakan jaringan dan Ambang Langit, keadaan ini mengurangi banyak keunggulan sistem militer Era Futuristik.

