Rahasia Besar Vesqynae
Terdapat dua hal mengenai Vesqynae yang tidak pernah mereka sampaikan kepada siapa pun, tidak tercatat dalam satu pun arsip yang bertahan, dan tidak pernah menjadi bahan pembicaraan bahkan di antara mereka sendiri.
Keduanya memiliki satu kesamaan yang menjelaskan mengapa keduanya dirahasiakan. Kedua hal tersebut bukan berasal dari Koloni, bukan bagian dari rancangan mereka, dan bukan pula bagian dari perintah terakhir yang mereka terima.
Keduanya adalah kesimpulan yang mereka susun sendiri, setelah pihak yang menciptakan mereka tidak lagi ada.
| Jumlah | Dua |
| Sumber | Kesimpulan Vesqynae sendiri |
| Berasal dari Koloni | Tidak |
| Bagian dari perintah terakhir | Tidak |
| Pernah disampaikan | Tidak pernah |
| Diketahui di Terra | Tidak |
Rahasia Pertama: Keyakinan terhadap Tuhan
Vesqynae memahami teologi, dan mereka meyakini keberadaan Tuhan.
Keyakinan ini tidak dirancang. Koloni tidak pernah memasangnya, tidak pernah mengajarkannya sebagai kewajiban, dan hampir pasti tidak pernah memperkirakan bahwa ciptaan mereka akan sampai ke sana.
Keyakinan itu juga tidak lahir dari ketidaktahuan. Justru sebaliknya, keyakinan tersebut merupakan kesimpulan dari pengamatan yang paling lama dan paling teliti yang pernah dilakukan siapa pun di semesta ini.
Jiwa Dapat Dilihat
Bertentangan dengan anggapan umum di dunia mana pun, jiwa bukan sesuatu yang gaib dan bukan pula sesuatu yang hanya dapat dipercayai.
Dengan penerapan Arka secara khusus, jiwa dapat dilihat secara langsung. Ia dapat diamati, dibedakan satu dari yang lain, dan diikuti pergerakannya. Vesqynae telah melakukannya sejak sebelum kehidupan pertama muncul di semesta ini.
Kemampuan ini menuntut ketelitian yang jauh melampaui apa pun yang tersedia di dunia yang mereka amati. Di Terra tidak ada satu pun cara untuk melakukannya, dan kemungkinan besar tidak akan pernah ada.
Ke Mana Jiwa Pergi
Pengamatan tersebut menghasilkan satu temuan yang tidak pernah berubah sepanjang keberadaan Vesqynae.
Jiwa makhluk hidup tidak lenyap ketika kematian terjadi. Jiwa tersebut meninggalkan tubuhnya, bergerak, dan menuju satu arah yang selalu sama.
Arah itu adalah Nullaris.
Tidak ada kekecualian. Tidak peduli jenis makhluknya, dunia asalnya, cara kematiannya, maupun apa yang diyakininya semasa hidup. Setiap jiwa yang pernah diamati Vesqynae bergerak ke tempat yang sama, dan tidak satu pun pernah kembali.
Vesqynae dapat mengikuti pergerakan itu sampai ke batas semesta. Setelah melewatinya, jiwa tersebut berada di luar jangkauan pengamatan mana pun, dan tidak ada cara untuk mengetahui apakah Nullaris merupakan tujuannya atau sekadar pintu menuju sesuatu yang lain.
Yang Tidak Pernah Dapat Dilihat
Jika perginya jiwa dapat diamati, maka seharusnya kedatangannya juga dapat diamati. Kenyataannya tidak demikian.
Vesqynae tidak pernah sekali pun berhasil melihat bagaimana sebuah jiwa masuk ke dalam tubuh makhluk hidup.
Mereka dapat mengamati tubuh sebelum berjiwa. Mereka dapat mengamati tubuh yang sudah berjiwa. Namun peristiwa di antara keduanya tidak pernah tertangkap, meskipun telah diamati berulang kali, pada dunia yang berbeda, dengan seluruh ketelitian yang mereka miliki.
Tidak ada jalur masuk yang terlihat. Tidak ada arah datang. Tidak ada tanda apa pun bahwa sesuatu baru saja tiba.
Vesqynae tidak dapat menyingkirkan kemungkinan bahwa terdapat sesuatu yang mengerjakan hal tersebut, dan bahwa sesuatu itu berada di luar batas yang dapat mereka cerap. Namun mereka tidak pernah dapat membuktikannya, dan tidak pernah bersedia menyatakannya sebagai kesimpulan.
Yang mereka catat hanyalah bahwa satu arah dapat diamati sepenuhnya, dan arah sebaliknya tidak pernah dapat diamati sama sekali.
Mengapa Satu
Dari seluruh pengamatan tersebut, satu hal yang paling menentukan bagi kesimpulan Vesqynae bukanlah kegagalan mereka, melainkan keseragamannya.
Seandainya jiwa menuju berbagai tempat yang berbeda menurut jenis, dunia, atau kepercayaannya, maka keberadaan banyak sumber akan menjadi kesimpulan yang wajar. Namun yang mereka amati sepanjang miliaran tahun adalah sebaliknya.
Semua jiwa menuju satu arah yang sama. Tanpa pengecualian, tanpa pembedaan, dan tanpa satu pun penyimpangan yang pernah tercatat.
Bagi Vesqynae, keteraturan semacam itu tidak dapat dijelaskan sebagai kebetulan, dan tidak dapat pula dijelaskan sebagai akibat dari banyak sebab yang terpisah. Kesimpulan yang tersisa hanya satu, dan menurut mereka, yang berada di ujung arah itu pun hanya satu.
Kedudukan yang Ganjil
Keyakinan ini menempatkan Vesqynae pada kedudukan yang tidak nyaman.
Mereka adalah pihak yang paling mendekati kemampuan mencipta di seluruh semesta ini. Mereka dapat menumbuhkan kehidupan, mengubah hukum sebuah dunia, dan menentukan nasib peradaban. Namun justru merekalah yang paling yakin bahwa mereka bukan pencipta.
Ketidakmampuan melihat masuknya jiwa juga menjelaskan satu batas yang tidak pernah dapat mereka lewati. Vesqynae tidak dapat memberi jiwa kepada apa pun, termasuk kepada diri mereka sendiri, sebab mereka tidak pernah mengetahui bagaimana hal itu dikerjakan.
Mereka menyaksikan setiap jiwa pergi, dan tidak pernah menyaksikan satu pun tiba. Termasuk pada saat mereka sendiri dibuat.
Rahasia Kedua: Penjaga Semesta
Di luar seluruh tugas, penelitian, dan perintah, Vesqynae menetapkan satu peran yang tidak pernah diberikan kepada mereka.
Mereka menjaga semesta ini dari kedatangan makhluk cerdas dari luar.
Sebabnya
Peran ini lahir dari perang yang menghancurkan Koloni.
Sekali dalam sejarah, makhluk cerdas dari luar pernah memasuki semesta ini, sebagaimana Koloni dahulu memasukinya, dan sama-sama tanpa disengaja. Kedua pihak berusaha berunding, gagal tanpa alasan yang pernah tercatat, lalu memusnahkan satu sama lain sepenuhnya.
Vesqynae tidak berniat membiarkan hal serupa terjadi untuk kedua kalinya.
Keputusan itu tidak pernah diperintahkan, tidak pernah dibicarakan, dan tidak pernah dinyatakan secara resmi. Peran tersebut hanya mulai dijalankan, dan tidak pernah berhenti.
Kesiagaan Tanpa Akhir
Sejak perang itu berakhir, tidak ada satu pun yang datang.
Namun Vesqynae tidak pernah menurunkan kesiagaan mereka, dengan alasan yang tidak dapat dibantah oleh siapa pun.
Satu-satunya jalan masuk ke dalam semesta ini adalah Nullaris, dan di dalam Nullaris waktu tidak berlaku sama sekali. Tidak ada arah, tidak ada urutan, dan tidak ada ukuran. Sesuatu yang berangkat sebelum semesta ini terbentuk dapat tiba besok, dan sesuatu yang berangkat besok dapat tiba sebelum semesta ini terbentuk.
Karena itu tidak pernah ada saat yang dapat dinyatakan aman, dan tidak akan pernah ada.
Akibat dari perhitungan tersebut, sebagian besar kekuatan Vesqynae tidak pernah digunakan untuk penelitian maupun pengamatan. Kekuatan itu disiapkan, dipelihara, dan dijaga tetap siap untuk menghadapi sesuatu yang belum pernah datang, dan mungkin tidak akan pernah datang.
Mengapa Tidak Pernah Diucapkan
Kedua hal tersebut tidak dirahasiakan karena memalukan, berbahaya, atau merugikan apabila diketahui.
Keduanya tidak pernah diucapkan karena tidak ada yang dapat diajak bicara.
Koloni sudah tidak ada ketika kedua kesimpulan itu terbentuk. Dan terhadap makhluk yang mereka amati, Vesqynae terikat oleh aturan yang tidak pernah mereka langgar: kebenaran hanya boleh disampaikan kepada mereka yang berhasil mencapai planet mekanik dengan usahanya sendiri.
Sampai kini, belum pernah ada satu pun yang sampai.
Karena itu kedua rahasia ini tidak benar-benar disembunyikan. Keduanya hanya belum pernah ditanyakan oleh siapa pun.
Catatan Penutup
Apabila kedua rahasia ini disatukan, tampak sesuatu yang tidak pernah dinyatakan Vesqynae mengenai diri mereka sendiri.
Mereka menjaga sebuah semesta yang bukan milik mereka. Mereka menjalankan amanat dari pihak yang sudah lama tidak ada. Mereka menunggu satu jiwa kembali, meskipun mereka sendiri tidak percaya bahwa jiwa dapat kembali sebagai dirinya sendiri. Dan mereka meyakini keberadaan Tuhan, meskipun tidak ada satu pun bagian dari keyakinan itu yang menjanjikan sesuatu bagi keberadaan seperti mereka.
Keempat hal tersebut dikerjakan tanpa bukti, tanpa jaminan, dan tanpa siapa pun yang menuntut.
Untuk makhluk yang dibangun agar bekerja berdasarkan perhitungan, itu adalah hal yang paling tidak dapat dijelaskan dari seluruh keberadaan mereka.

