EVLORS

EVLORS

Did You Know?

Penulis suka menulis cerita yang padat makna dan kaya isi.

Aturan Sistem Kekuatan

Estimated reading: 11 minutes 30 views

Aturan Sistem Kekuatan adalah dasar utama yang mengatur cara kekuatan bekerja di Terra. Sistem ini menetapkan hubungan antara Arka, elemen, tubuh, jiwa, ras, monster, lingkungan, teknik, serta perkembangan kemampuan agar berbagai bentuk kekuatan tetap berada dalam kerangka yang konsisten.

Sistem kekuatan Terra berpusat pada Arka sebagai energi utama. Arka menjadi dasar penggunaan elemen, penguatan tubuh, kemampuan rasial, kemampuan monster, teknik, dan berbagai fenomena kekuatan.

Secara umum, Arka merupakan energi utama, sedangkan elemen menentukan bentuk kekuatan. Tubuh, jiwa, ras, monster, lingkungan, dan latihan menentukan bagaimana kekuatan tersebut bekerja.

Dasar Sistem Kekuatan

Sistem kekuatan mengatur bagaimana makhluk hidup menggunakan Arka, elemen, kemampuan tubuh, kemampuan rasial, serta kemampuan khusus.

Unsur yang termasuk di dalamnya antara lain:

  • Arka;
  • elemen bawaan;
  • kapasitas Arka;
  • Jalur Arka;
  • Aura;
  • Stamina;
  • teknik dan latihan;
  • Kekuatan Dasar;
  • Kekuatan Lanjutan;
  • Kekuatan Evolusi;
  • Kemampuan Spesialis;
  • Kemampuan Transenden;
  • variasi kekuatan pada ras dan monster.

Kekuatan tidak bekerja tanpa batas. Setiap kemampuan tetap memiliki syarat, risiko, batas tubuh, batas Arka, batas Stamina, batas pengetahuan, dan batas penguasaan.

Arka

Arka adalah energi utama dalam sistem kekuatan Terra.

Arka bukan elemen. Arka merupakan tenaga dasar yang menggerakkan kekuatan, sedangkan elemen menentukan bentuk atau arah manifestasinya.

Sebagai contoh, pengguna elemen Api tetap membutuhkan Arka untuk menghasilkan kekuatan Api. Elemen menentukan bentuk kekuatan yang digunakan, sementara Arka menyediakan energi untuk menggerakkannya.

Arka dapat digunakan untuk:

  • mengaktifkan elemen;
  • memperkuat tubuh;
  • menjalankan teknik;
  • memperkuat kemampuan rasial;
  • mendukung Kemampuan Spesialis;
  • memengaruhi lingkungan;
  • menjadi dasar berbagai fenomena kekuatan.

Karena itu, berbagai bentuk kekuatan yang memiliki sifat berbeda tidak otomatis menggunakan jenis energi yang berbeda.

Elemen Bawaan

Setiap individu lahir dengan elemen bawaan, yaitu elemen yang telah ada dalam dirinya sejak lahir.

Elemen baru tidak dapat diperoleh secara normal setelah seseorang lahir. Latihan, pengalaman, maupun peningkatan kekuatan tidak menciptakan elemen baru. Perkembangan tersebut hanya meningkatkan kendali, efisiensi, teknik, dan penguasaan terhadap elemen yang memang sudah dimiliki.

Jumlah elemen bawaan berbeda pada setiap individu:

  • sebagian besar orang memiliki 1–2 elemen;
  • 3 elemen tidak umum, tetapi masih dapat ditemukan;
  • 4 elemen tergolong langka;
  • 5 elemen atau lebih sangat langka;
  • memiliki seluruh elemen dasar merupakan keberadaan yang luar biasa langka.

Jumlah elemen tidak menentukan jumlah atau jenis energi yang digunakan. Semua elemen tetap bekerja melalui Arka.

Elemen Laten

Tidak seluruh elemen bawaan selalu terlihat sejak awal.

Beberapa elemen dapat bersifat laten, yaitu telah ada sejak lahir tetapi belum aktif, belum terdeteksi, atau belum disadari oleh pemiliknya.

Pada masa kebangkitan atau pengenalan kekuatan, elemen yang pertama terlihat biasanya merupakan elemen dominan. Elemen lain yang lebih lemah dapat tetap tersembunyi atau sulit dikenali.

Karena itu, kemunculan elemen laten tidak dianggap sebagai perolehan elemen baru.

Kapasitas Arka

Setiap individu memiliki kapasitas Arka yang berbeda.

Kapasitas Arka menentukan seberapa besar Arka yang dapat dimiliki, ditahan, digunakan, dan distabilkan oleh tubuh serta jiwa seseorang.

Kapasitas Arka bersifat bawaan dan tidak selalu berhubungan langsung dengan jumlah elemen. Seseorang dengan satu elemen dapat memiliki kapasitas Arka besar, sementara seseorang yang memiliki beberapa elemen belum tentu mampu menggunakan seluruh elemennya dengan baik.

Kapasitas Arka juga tidak selalu sama dalam satu keluarga. Anak dapat mewarisi kecenderungan tertentu dari orang tua, tetapi kapasitas Arka tetap memiliki unsur variasi.

Dengan demikian, jumlah elemen dan kapasitas Arka merupakan dua hal yang berbeda.

Arka, Aura, dan Stamina

Arka, Aura, dan Stamina merupakan unsur yang berbeda dalam sistem kekuatan.

UnsurFungsi
ArkaEnergi utama untuk kekuatan, elemen, teknik, dan penguatan tubuh
AuraPancaran keberadaan yang berasal dari tubuh, jiwa, Arka, dan kondisi batin
StaminaDaya tahan fisik tubuh untuk bergerak, bertarung, dan menahan beban

Ketiganya dapat saling memengaruhi, tetapi tidak dapat diperlakukan sebagai hal yang sama.

Seseorang dapat memiliki kapasitas Arka besar tetapi Stamina buruk. Dalam kondisi seperti itu, penggunaan kekuatan besar tetap dapat membebani tubuh.

Sebaliknya, seseorang dengan Stamina tinggi tetapi kapasitas Arka kecil dapat memiliki kemampuan fisik yang baik, tetapi tetap terbatas ketika menggunakan kekuatan berbasis Arka.

Jalur Arka

Jalur Arka adalah pola aliran Arka di dalam tubuh makhluk hidup. Jalur ini menentukan bagaimana Arka bergerak, tertahan, distabilkan, atau dilepaskan dari tubuh.

Jalur Arka dapat berbeda antara manusia, peri, dwarf, Ras Naga, monster, dan makhluk lain karena struktur tubuh mereka berbeda.

Perbedaan Jalur Arka tidak berarti terdapat energi baru.

Sebagai contoh, Ras Naga memiliki Jalur Arka khas karena struktur drakonik tubuh mereka serta keberadaan Inti Naga. Namun, mereka tetap menggunakan Arka yang sama dan tidak memiliki jenis energi terpisah bernama Arka Naga.

Jalur Arka merupakan pola aliran energi, bukan jenis energi tersendiri.

Istilah yang Berkaitan dengan Arka

Beberapa istilah digunakan untuk menjelaskan keadaan atau cara kerja Arka tertentu. Istilah-istilah tersebut tidak selalu menunjukkan keberadaan energi baru.

Contohnya:

  • Arka Liar — Arka yang bergerak secara instingtif dan tidak terkendali pada monster;
  • Arka Lingkungan — Arka yang dominan atau terkumpul di wilayah tertentu;
  • Aura Naga — Aura khas Ras Naga;
  • Inti Naga — organ atau pusat pengolahan Arka pada Ras Naga;
  • Nafas Naga — ekspresi Arka dan elemen bawaan melalui tubuh naga.

Seluruh konsep tersebut tetap berada dalam kerangka sistem Arka.

Istilah yang menggambarkan kondisi, struktur, atau manifestasi Arka tidak dengan sendirinya berarti terdapat sumber energi baru.

Tahap Penguasaan Kekuatan

Penggunaan elemen dapat berkembang melalui beberapa tahap penguasaan.

Kekuatan Dasar

Kekuatan Dasar merupakan bentuk awal penggunaan elemen bawaan. Pada tahap ini, pengguna memahami bentuk paling sederhana dari elemen yang dimilikinya.

Contohnya:

  • pengguna Api dapat menghasilkan panas atau nyala api sederhana;
  • pengguna Air dapat menggerakkan air dalam jumlah terbatas;
  • pengguna Tanah dapat memengaruhi tanah atau batu;
  • pengguna Listrik dapat menghasilkan arus atau kejutan;
  • pengguna Cahaya dapat menghasilkan cahaya atau kilau;
  • pengguna Gelap dapat memengaruhi bayangan atau kegelapan.

Kekuatan Dasar belum tentu memiliki daya besar, tetapi menjadi fondasi bagi perkembangan kemampuan berikutnya.

Kekuatan Lanjutan

Kekuatan Lanjutan merupakan tahap ketika pengguna mulai mengembangkan teknik yang lebih kompleks dari elemen bawaan.

Pada tahap ini, pengguna tidak memperoleh elemen baru. Perkembangan terjadi pada cara penggunaan elemen yang telah dimiliki.

Kekuatan Lanjutan dapat mencakup:

  • kontrol yang lebih presisi;
  • bentuk elemen yang lebih rumit;
  • kombinasi gerakan dan Arka;
  • peningkatan efisiensi;
  • penguatan tubuh melalui elemen;
  • teknik pertahanan;
  • teknik serangan;
  • penggunaan elemen dalam situasi yang lebih luas.

Kekuatan Lanjutan memperluas penguasaan terhadap elemen tanpa mengubah elemen bawaan pengguna.

Kekuatan Evolusi

Kekuatan Evolusi merupakan perkembangan tinggi dari elemen atau kemampuan tertentu.

Tahap ini dapat dicapai ketika pengguna memiliki pemahaman, kendali, dan kecocokan yang jauh lebih dalam terhadap elemen atau jalur kekuatannya.

Kekuatan Evolusi membutuhkan:

  • penguasaan tinggi;
  • kapasitas Arka yang memadai;
  • kestabilan Aura dan Stamina;
  • pemahaman mendalam;
  • pengalaman;
  • latihan panjang;
  • kecocokan dengan elemen atau jalur kekuatan tersebut.

Kekuatan Evolusi tetap mengikuti aturan elemen bawaan. Evolusi mengembangkan potensi yang sudah ada dan bukan jalan untuk memperoleh elemen baru tanpa dasar.

Toleransi Elemen

Pengguna elemen memiliki toleransi dasar terhadap elemen yang dimilikinya, tetapi tidak memiliki kekebalan mutlak.

Toleransi terutama berlaku terhadap elemen yang dihasilkan melalui Arka dan tubuh pengguna sendiri agar penggunaan kekuatan tidak langsung melukai pemiliknya.

Namun, toleransi tetap memiliki batas.

Contohnya:

  • pengguna Api tetap dapat merasa panas, mengalami dehidrasi, terbakar, atau terluka jika penggunaan kekuatannya berlebihan;
  • pengguna Es tetap dapat mengalami kedinginan, hipotermia, atau kerusakan jaringan;
  • pengguna Listrik tetap dapat mengalami tekanan saraf atau kerusakan tubuh;
  • pengguna Tanah tetap dapat tertimpa, terjepit, atau terluka oleh batu;
  • pengguna Air tetap dapat tenggelam atau terluka oleh tekanan air.

Toleransi tersebut juga tidak otomatis berlaku terhadap serangan elemen dari orang lain maupun terhadap elemen yang berasal dari alam.

Risiko Penggunaan Kekuatan

Arka, Aura, Stamina, tubuh, dan jiwa tidak dapat dipaksa tanpa batas.

Penggunaan kekuatan dapat menimbulkan berbagai risiko, termasuk:

  • kelelahan;
  • habisnya Stamina;
  • gangguan Jalur Arka;
  • luka balik;
  • gangguan Aura;
  • kerusakan organ;
  • beban berlebihan pada tubuh;
  • kehilangan kendali;
  • Kikis Aura.

Risiko meningkat ketika seseorang menggunakan kekuatan melebihi kemampuannya, menggunakan teknik yang belum dikuasai, atau memaksa tubuh ketika berada dalam kondisi buruk.

Semakin besar kekuatan yang digunakan, semakin penting syarat, biaya, risiko, dan batas penggunaannya.

Kikis Aura

Kikis Aura adalah kondisi ketika Aura seseorang mengalami pengikisan, penurunan, atau kerusakan akibat tekanan besar, luka berat, penggunaan kekuatan berlebihan, gangguan jiwa, atau kondisi ekstrem.

Kikis Aura dapat menyebabkan seseorang:

  • menjadi lebih lemah;
  • lebih sulit mengendalikan Arka;
  • lebih mudah ditekan oleh Aura makhluk lain;
  • mengalami gangguan kestabilan tubuh dan jiwa;
  • gagal menggunakan kekuatan secara normal.

Kikis Aura bukan kondisi ketika Arka hilang sepenuhnya. Gangguan ini lebih berkaitan dengan kerusakan pada pancaran keberadaan serta kestabilan tubuh dan jiwa.

Latihan dan Penguasaan

Latihan dapat meningkatkan kemampuan seseorang dalam menggunakan kekuatan, tetapi tidak mengubah aturan dasar sistem.

Latihan dapat meningkatkan:

  • kendali Arka;
  • efisiensi penggunaan kekuatan;
  • ketahanan tubuh;
  • Stamina;
  • kestabilan Aura;
  • teknik elemen;
  • kemampuan bertarung;
  • ketepatan;
  • pemahaman terhadap kekuatan sendiri.

Latihan tidak dapat memberikan elemen baru secara normal.

Jika seseorang tampak memperoleh elemen baru setelah berkembang atau berlatih, elemen tersebut kemungkinan merupakan elemen bawaan yang sebelumnya laten.

Pewarisan Kekuatan

Anak cenderung mewarisi salah satu elemen kuat dari orang tuanya, tetapi pewarisan elemen tidak bekerja sebagai penjumlahan langsung.

Jika orang tua memiliki banyak elemen, anak tidak otomatis mewarisi seluruh elemen tersebut. Biasanya anak mewarisi satu elemen, sedangkan kepemilikan dua atau tiga elemen tetap tergolong lebih jarang.

Kapasitas Arka juga tidak diwariskan secara pasti. Anak dari orang tua dengan kapasitas Arka besar dapat memiliki kapasitas Arka kecil, sedang, maupun besar.

Dengan demikian, pewarisan kekuatan bersifat probabilistik, bukan penjumlahan otomatis dari kemampuan kedua orang tua.

Kemampuan Spesialis

Kemampuan Spesialis adalah kemampuan khusus yang tidak selalu mengikuti pola elemen biasa.

Kemampuan tersebut dapat muncul akibat:

  • bakat;
  • kondisi tubuh;
  • jalur hidup;
  • latihan tertentu;
  • faktor khusus lainnya.

Meskipun dapat memiliki sifat yang unik, Kemampuan Spesialis tetap berada dalam batas sistem kekuatan.

Kemampuan ini tetap membutuhkan Arka, tubuh yang mampu menahan penggunaannya, syarat tertentu, risiko, batas penguasaan, dan kelemahan.

Kemampuan Spesialis bukan jalan untuk mengabaikan seluruh aturan sistem kekuatan.

Kemampuan Transenden

Kemampuan Transenden merupakan kategori kekuatan yang sangat langka dan berada di luar pola elemen biasa maupun Kemampuan Spesialis.

Kemampuan ini tidak dapat diperoleh hanya dengan membaca informasi rahasia atau mengetahui keberadaan suatu kekuatan melalui legenda.

Jalur menuju Kemampuan Transenden dapat membutuhkan:

  • pemahaman sejati;
  • resonansi;
  • pengalaman langsung;
  • kontak dengan hukum tersembunyi dunia;
  • peristiwa luar biasa.

Meskipun berada di luar pola kemampuan biasa, Kemampuan Transenden tetap bukan kekuatan tanpa batas.

Semakin tinggi tingkat kekuatan tersebut, semakin besar pula syarat, risiko, konsekuensi, dan beban keberadaannya.

Kemampuan Transenden merupakan pengecualian ekstrem, bukan jalan pintas yang mudah diperoleh.

Ras dalam Sistem Kekuatan

Ras yang berbeda dapat memiliki cara kerja Arka yang berbeda karena struktur tubuh dan keberadaannya tidak sama.

Contohnya:

  • Ras Naga memiliki Jalur Arka khas, Inti Naga, Aura Naga, dan Nafas Naga;
  • ras peri dapat memiliki hubungan berbeda dengan alam, umur panjang, atau struktur energi tertentu;
  • manusia memiliki jalur perkembangan evolusi seperti Manusia Baru, Manusia Tinggi, Manusia Agung, dan Manusia Abadi.

Perbedaan tersebut tidak otomatis menunjukkan adanya sumber energi yang berbeda. Seluruhnya tetap berada dalam kerangka Arka.

Ras dan Elemen

Ras tertentu dapat memiliki kecenderungan tubuh atau budaya yang membuat mereka lebih cocok dengan jenis kekuatan tertentu. Namun, ras tidak secara otomatis menentukan elemen bawaan seseorang.

Sebagai contoh, Ras Naga tidak otomatis memiliki elemen Api. Naga dari garis rupa air juga tidak otomatis memiliki elemen Air.

Elemen tetap mengikuti aturan kelahiran elemen bawaan.

Hal yang sama berlaku pada ras lain. Struktur tubuh, budaya, dan lingkungan dapat memengaruhi latihan atau kecenderungan seseorang, tetapi tidak menggantikan aturan dasar mengenai elemen bawaan.

Monster dan Arka Liar

Monster biasanya tidak mengendalikan Arka seperti ras berakal.

Pada monster, Arka lebih sering bekerja secara instingtif, liar, tidak stabil, atau mengikuti tubuh serta naluri. Kondisi inilah yang disebut Arka Liar.

Arka Liar dapat memperkuat:

  • tubuh;
  • sisik;
  • cakar;
  • rahang;
  • kecepatan;
  • daya tahan;
  • mutasi;
  • insting;
  • kemampuan bertahan hidup.

Arka Liar bukan energi baru. Istilah tersebut hanya menjelaskan keadaan Arka yang tidak dikendalikan secara sadar sebagaimana pada pengguna dari ras berakal.

Naga Reptil merupakan salah satu contoh makhluk yang menggunakan Arka Liar secara instingtif.

Naga Reptil seperti Kalamyr juga tidak memiliki energi khusus bernama Arka Bencana. Bencana merupakan kelas ancaman, bukan jenis energi.

Naga Alam

Naga Alam terbentuk dari evolusi Naga Reptil yang menyatu dengan Arka Lingkungan dan elemen wilayah tertentu.

Perubahan tersebut tidak menciptakan sumber energi baru. Naga Alam tetap berada dalam sistem Arka melalui hubungan antara Arka Liar, Arka Lingkungan, dan elemen wilayah.

Lingkungan dan Arka

Lingkungan dapat memengaruhi kondisi Arka di suatu wilayah.

Suatu daerah dapat memiliki Arka yang dominan, pekat, tercemar, stabil, liar, atau condong terhadap elemen tertentu.

Contohnya:

  • gunung api dapat memiliki Arka Lingkungan yang condong pada Api;
  • wilayah es dapat memiliki Arka Lingkungan yang condong pada dingin;
  • hutan purba dapat memiliki Arka Lingkungan yang kuat pada kehidupan alam;
  • rawa beracun dapat memiliki Arka Lingkungan yang tidak stabil;
  • wilayah bekas perang dapat memiliki Arka yang rusak atau terganggu.

Arka Lingkungan dapat memengaruhi monster, tumbuhan, wilayah, maupun fenomena tertentu.

Namun, Arka Lingkungan tetap merupakan Arka dan tidak membentuk sistem energi baru.

Batas Umum Sistem Kekuatan

Seluruh kemampuan di Terra tetap mengikuti beberapa prinsip dasar:

  • Arka merupakan energi utama sistem kekuatan Terra.
  • Elemen bersifat bawaan sejak lahir.
  • Elemen baru tidak diperoleh secara normal.
  • Elemen laten dapat muncul, tetapi telah ada sejak lahir.
  • Kapasitas Arka berbeda dari jumlah elemen.
  • Latihan meningkatkan kendali dan penguasaan, bukan menciptakan elemen baru.
  • Pengguna elemen memiliki toleransi, bukan kekebalan.
  • Setiap kekuatan memiliki risiko.
  • Ras dan monster dapat memiliki cara kerja Arka berbeda tanpa menciptakan energi baru.
  • Kemampuan Spesialis dan Kemampuan Transenden tetap memiliki batas.
  • Kekuatan besar membutuhkan biaya, syarat, risiko, atau konsekuensi.

Sistem ini tetap memberi ruang bagi berbagai kemampuan, ras, monster, dan bentuk perkembangan kekuatan, tetapi seluruhnya tetap berada dalam batas yang ditentukan oleh Arka, elemen bawaan, tubuh, jiwa, kapasitas, penguasaan, dan kondisi pengguna.

Leave a Comment

Bagikan Dok ini

Aturan Sistem Kekuatan

Atau salin tautan

ISI

Evlors

Evlors adalah judul utama sekaligus identitas besar dari kisah yang berpusat pad

Arti Nama Novel

Sistem Waktu Terra

Sistem Waktu Terra adalah tatanan penghitungan dan penyelarasan waktu yang digun

Hakikat Sangkala Purba

Bagi penduduk Terra, Sangkala Purba dikenal sebagai bencana purba yang menghancu

Terra dalam Pengataman Vesqynae

Di antara seluruh dunia yang pernah diamati Vesqynae sepanjang keberadaan mereka

Terra Spesifik

Rahasia Besar Vesqynae

Terdapat dua hal mengenai Vesqynae yang tidak pernah mereka sampaikan kepada sia

Rahasia & Misteri

Arka

Arka Arka adalah tenaga dasar yang berasal dari Nullaris, ruang di luar lingkar

Nullaris

Nullaris adalah ruang yang berada di luar lingkar semesta, tempat hukum keberada

Cahaya Jiwa Coloni

Cahaya Jiwa Koloni adalah fenomena kosmik berupa satu titik cahaya yang terbentu

Fenomena Kosmik

Chat Icon Close Icon