EVLORS

EVLORS

Did You Know?

Penulis suka menulis cerita yang padat makna dan kaya isi.

Kekuatan Dasar

Estimated reading: 15 minutes 38 views

Kekuatan Dasar

Kekuatan Dasar adalah bagian dari Ensiklopedia Elemen yang membahas bentuk awal dari setiap elemen utama di Terra. Pembahasannya mencakup karakteristik, tingkatan dasar, gaya penggunaan, kebutuhan Arka, beban Stamina, serta risiko umum setiap elemen.

Halaman ini tidak membahas aturan kelahiran dan pewarisan elemen, kapasitas Arka secara umum, maupun interaksi terperinci antar-elemen. Pembahasan tersebut berada pada bagian lain dalam Sistem Kekuatan.

Pada tahap dasar, elemen belum mencapai bentuk lanjutan atau bentuk ekstrem di luar jalur dasarnya. Meskipun demikian, Kekuatan Dasar tetap dapat menjadi sangat berbahaya apabila digunakan oleh seseorang yang memiliki kontrol, Arka, Stamina, dan pengalaman yang baik.

Pengertian Kekuatan Dasar

Kekuatan Dasar adalah tahap pertama dalam pengembangan elemen.

Pada tahap ini, pengguna mulai memahami bentuk utama elemen bawaannya dan menggunakannya untuk menyerang, bertahan, bergerak, mengubah medan, atau menciptakan alat tertentu.

Istilah dasar tidak berarti kemampuan tersebut selalu lemah. Istilah tersebut hanya menunjukkan bahwa pengguna masih berada pada fondasi pengembangan elemen, sebelum memasuki tahap lanjutan atau evolusi.

Pengguna yang menguasai fondasinya dengan baik dapat menjadi lebih berbahaya daripada pengguna tingkat tinggi yang tidak stabil.

Elemen dan Jalur Dasar

Dalam sistem Kekuatan Dasar terdapat delapan elemen utama beserta beberapa cabang yang sudah dapat dikembangkan sejak tahap dasar.

ElemenJalur Dasar
ApiApi Merah → Api Oranye → Api Kuning → Api Putih → Api Biru-Putih → Api Biru
AirAliran → Arus → Gelombang
EsBeku → Kristal Es → Master Suhu Rendah
UdaraHembusan → Pusaran → Badai
TanahTanah → Batu → Besi → Baja
PasirPasir → Ahli Pasir
ListrikPercikan → Kilat → Petir
CahayaCahaya Dasar → Cahaya Padat → Cahaya Murni
KegelapanKegelapan Dasar → Bayangan → Rekayasa Kegelapan
AlkimiaAlkimia Pemula → Pembuat Menengah → Pembuat Pakar → Pengurai/Penghancur

Es merupakan cabang dari Air, sedangkan Pasir merupakan cabang dari Tanah.

Keduanya tetap dibahas dalam Kekuatan Dasar karena sudah dapat dikembangkan sebagai bagian dari penguasaan awal elemen induknya.

Beban Umum Elemen Dasar

Setiap elemen memiliki kebutuhan Arka dan Stamina yang berbeda.

Beban tersebut tidak bersifat mutlak karena dapat berubah sesuai sumber alami, kondisi medan, tingkat penguasaan, skala penggunaan, dan kondisi tubuh pengguna.

ElemenBeban Arka UmumBeban Stamina UmumKarakter Penggunaan
ApiBesarRendahDaya rusak tinggi, suhu tinggi, agresif
AirSangat rendah–sedangRendahSangat hemat dengan sumber air; tetap wajar untuk penciptaan air terbatas; tidak efisien untuk menciptakan massa besar dari nol
EsBesarSedangKontrol medan, suhu rendah, pertahanan kuat
UdaraRendah–sedangRendahMobilitas, tekanan, bilah angin, manipulasi arah
TanahFleksibelSedangPertahanan, konstruksi, dan kontrol material
PasirSedangSedangGangguan medan, butiran, debu, dan pengikisan
ListrikSedangSedangKecepatan, daya kejut, refleks, serangan cepat
CahayaSangat besar–ekstremBesarCahaya padat, kecepatan, serangan presisi
KegelapanRendah–besarRendahBayangan, penyamaran, penguatan tubuh
AlkimiaFleksibel–ekstremSedang–ekstremPenciptaan, perakitan, dan penguraian benda

Sumber alami dapat mengurangi beban Arka, tetapi tidak selalu mengurangi beban Stamina. Pengguna tetap harus mengendalikan elemen melalui tubuh, Arka, Jalur Arka, dan fokusnya sendiri.

Beban pada tabel menggambarkan penggunaan umum.

Penggunaan ekstrem—seperti menciptakan elemen dalam jumlah sangat besar dari nol, mempertahankan suhu ekstrem dalam waktu lama, atau menggunakan teknik yang melampaui kemampuan tubuh—dapat meningkatkan konsumsi Arka jauh di atas kondisi normal.

Api

Api adalah elemen ofensif dengan daya rusak besar, konsumsi Arka tinggi, dan beban Stamina yang relatif rendah.

Elemen ini efektif untuk serangan langsung, ledakan, pembakaran area, tekanan suhu tinggi, dan penghancuran cepat.

Pengguna Api dapat menciptakan api melalui Arka dari tubuhnya sendiri dan tidak membutuhkan sumber api alami.

Namun, apabila tersedia api, bara, panas, ledakan, atau kebakaran di lingkungan sekitar, pengguna dapat menghemat Arka dengan mengendalikan atau memperbesar sumber yang sudah ada.

Tingkatan Api

Perkembangan Api dalam Kekuatan Dasar ditentukan oleh warna dan suhu konsep.

Tingkatan ApiKisaran Suhu KonsepKarakteristik
Api Merah±500–3000°CApi dasar hingga menengah; paling stabil dan paling mudah dikendalikan
Api Oranye±3001–4500°CLebih panas dan agresif; cocok untuk ledakan dan pembakaran cepat
Api Kuning±4501–5800°CBersuhu sangat tinggi dan mulai mampu merusak material keras
Api Putih±5801–10.000°CApi tingkat tinggi yang sangat menyilaukan dan berbahaya
Api Biru-Putih±10.001–30.000°CApi ekstrem dengan daya hancur sangat besar
Api Biru±30.001°C ke atasPuncak Api dalam Kekuatan Dasar; sangat panas, tajam, dan sulit dikendalikan

Pada tahap Api Merah, pengguna dapat menghasilkan bola api, semburan api, dinding api, membakar objek, atau menyalurkan panas melalui permukaan tertentu.

Pada tahap Api Oranye dan Api Kuning, api menjadi lebih padat, agresif, dan sulit dipadamkan. Pengguna mulai mampu menghasilkan ledakan yang lebih kuat serta tekanan panas yang lebih merusak.

Pada tahap Api Putih, api menjadi sangat menyilaukan dan mampu merusak pertahanan kuat dalam waktu singkat.

Pada tahap Api Biru-Putih dan Api Biru, elemen Api mencapai bentuk paling ekstrem dalam jalur Kekuatan Dasar. Suhu yang dihasilkan sangat tinggi, tetapi konsumsi Arka meningkat drastis dan risiko terhadap tubuh pengguna juga bertambah.

Risiko Api

Risiko utama Api adalah panas balik.

Pengguna memiliki toleransi terhadap api yang disalurkan sendiri, tetapi tidak kebal terhadap panas.

Pemaksaan berlebihan dapat menyebabkan:

  • rasa panas berlebihan;
  • dehidrasi;
  • luka bakar;
  • tubuh overheat;
  • kerusakan organ;
  • gangguan Jalur Arka;
  • kehilangan kendali.

Air

Air adalah elemen fleksibel yang berfokus pada aliran, tekanan, pertahanan, dan kontrol medan.

Daya rusaknya tidak selalu terlihat besar pada tahap awal, tetapi Air dapat menjadi sangat mematikan apabila digunakan dengan presisi.

Penggunaan Arka sangat bergantung pada sumber air dan skala kekuatan.

Jika pengguna mengendalikan air yang sudah tersedia—seperti sungai, hujan, genangan, danau, laut, kelembapan tinggi, atau uap air—beban Arka dapat menjadi sangat rendah hingga rendah.

Jika air harus diciptakan melalui Arka dari tubuh, kebutuhan Arka umumnya meningkat menjadi sedang untuk volume kecil sampai menengah.

Menciptakan massa air besar dari nol tetap tidak efisien dan dapat menguras Arka secara berat.

Karena itu, Air merupakan elemen yang sangat hemat di wilayah basah dan tetap cukup stabil dalam penggunaan normal, tetapi tidak otomatis murah ketika digunakan dalam skala besar tanpa sumber alami.

Tingkatan Air

Tingkatan AirKarakteristik
AliranMenggerakkan air, menghasilkan semburan, membentuk pelindung cair, atau mengalihkan arah air
ArusMeningkatkan tekanan dan kecepatan air sehingga dapat digunakan sebagai serangan bertekanan tinggi
GelombangMengendalikan massa air besar, membentuk arus kuat, dan menyerang dalam skala luas

Pada tahap Aliran, Air lebih sering digunakan untuk pertahanan, dorongan, pengalihan, atau serangan ringan. Pengguna mulai memahami hubungan antara arah, volume, dan tekanan.

Pada tahap Arus, pengguna mampu menciptakan serangan Air berkecepatan tinggi. Dengan tekanan yang cukup, Air dapat menembus tubuh, merusak armor ringan, atau menghantam lawan dengan kekuatan besar.

Pada tahap Gelombang, pengguna dapat menggunakan Air dalam skala lebih luas untuk menenggelamkan area, mendorong banyak musuh, mengubah medan, atau menciptakan tekanan besar.

Penggunaan dalam skala tersebut tetap membutuhkan fokus, kontrol, dan Arka jauh lebih besar dibandingkan penggunaan Air dalam volume kecil hingga menengah.

Air juga dapat digunakan secara taktis untuk:

  • membuat medan licin;
  • menyegel kepala lawan dengan air;
  • menahan pergerakan;
  • menurunkan suhu area;
  • memadamkan api alami.

Risiko Air

Risiko utama Air adalah tekanan balik dan hilangnya kendali terhadap aliran.

Pengguna memiliki toleransi terhadap Air yang disalurkan sendiri, tetapi tetap dapat:

  • tenggelam;
  • tertekan;
  • kehabisan napas;
  • terluka akibat tekanan Air.

Es

Es merupakan cabang dari Air yang berfokus pada suhu rendah, pembekuan, pertahanan, dan kontrol medan.

Jika Air mengandalkan aliran, Es lebih berfokus pada penghentian gerak dan kestabilan bentuk.

Pengguna Es dapat membentuk Es melalui Arka dengan beberapa cara:

  • membekukan Air yang sudah tersedia;
  • menciptakan Air terlebih dahulu lalu membekukannya;
  • langsung menyalurkan suhu rendah melalui Arka.

Penggunaan Es menjadi lebih hemat apabila tersedia Air, salju, lingkungan lembap, atau suhu rendah.

Tingkatan Es

Tingkatan EsKisaran Suhu KonsepKarakteristik
Beku0°C sampai -30°CMembekukan Air, membuat lapisan Es, duri Es, dan memperlambat lawan
Kristal Es-31°C sampai -100°CMembentuk Es yang lebih keras, tajam, padat, dan stabil
Master Suhu Rendah-101°C sampai -180°CMenciptakan zona Es ekstrem dan melemahkan material tertentu

Pada tahap Beku, pengguna dapat membuat lapisan Es, menahan gerakan lawan, menciptakan duri, atau membekukan permukaan.

Pada tahap Kristal Es, Es menjadi lebih keras dan tajam. Pengguna dapat membentuk senjata, perisai, tombak, bilah, jebakan, atau struktur pertahanan.

Pada tahap Master Suhu Rendah, pengguna dapat menciptakan area bersuhu sangat rendah yang mampu memperlambat tubuh lawan, membuat logam menjadi rapuh, membekukan medan, dan membentuk zona berbahaya.

Risiko Es

Risiko utama Es adalah dingin balik.

Toleransi pengguna terhadap suhu rendah tidak bersifat mutlak.

Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan:

  • tubuh kaku;
  • frostbite;
  • hipotermia;
  • gangguan pernapasan;
  • kerusakan jaringan;
  • penurunan fungsi tubuh.

Udara

Udara adalah elemen yang berfokus pada tekanan, gerakan, arah, mobilitas, dan pengendalian medan.

Elemen ini cenderung efisien karena Udara biasanya telah tersedia di sekitar pengguna.

Pengguna tidak perlu menciptakan Udara dari nol selama berada di lingkungan berudara normal. Mereka mengendalikan, menekan, mempercepat, atau membentuk Udara yang tersedia.

Namun, penggunaan menjadi jauh lebih sulit di ruang hampa, area anomali, atau wilayah dengan tekanan Udara yang tidak normal.

Tingkatan Udara

Tingkatan UdaraKarakteristik
HembusanDorongan angin, gangguan keseimbangan, dan perubahan arah proyektil ringan
PusaranTekanan Udara berputar, bilah angin, dan perlindungan aliran Udara
BadaiTornado, tekanan besar, pusaran tajam, dan serangan area

Pada tahap Hembusan, pengguna dapat mendorong lawan, mengalihkan panah atau benda ringan, menghasilkan angin kecil, atau mengganggu pijakan.

Pada tahap Pusaran, pengguna mampu membentuk aliran berputar, bilah angin, dinding Udara, dan tekanan yang lebih kuat.

Pada tahap Badai, pengguna dapat menghasilkan tornado kecil, pusaran tajam, atau tekanan angin besar yang mampu memotong, menghancurkan struktur ringan, dan membuat lawan kehilangan kendali gerak.

Udara juga dapat memengaruhi proyektil. Pengguna dapat mempercepat panah, peluru, atau benda lempar tertentu untuk meningkatkan jarak dan daya hantamnya.

Risiko Udara

Risiko utama Udara berasal dari tekanan balik.

Pengguna dapat mengalami:

  • gangguan pernapasan;
  • nyeri dada;
  • kerusakan telinga;
  • kehilangan keseimbangan;
  • terpental akibat aliran yang gagal dikendalikan.

Tanah

Tanah adalah elemen yang berfokus pada pertahanan, konstruksi, dan kontrol material.

Elemen ini efektif untuk mengubah medan, menciptakan perlindungan, dan menggunakan massa sebagai senjata.

Pengguna Tanah dapat membentuk material melalui Arka, tetapi penggunaannya jauh lebih efisien ketika tanah, batu, mineral, atau logam sudah tersedia.

Menciptakan material dalam jumlah besar dari nol membutuhkan Arka sangat besar dan tidak efisien untuk penggunaan biasa.

Tingkatan Tanah

Tingkatan TanahKarakteristik
TanahMembentuk tanah menjadi tembok, duri, gundukan, jebakan, atau pijakan
BatuMembentuk struktur lebih keras seperti pilar, perisai, dan senjata batu
BesiMemanfaatkan logam dasar yang tersedia di medan
BajaMembentuk pertahanan atau senjata yang lebih kuat dari material baja

Pada tahap Tanah, pengguna dapat mengangkat dan membentuk medan menjadi dinding, duri, gundukan, atau lubang jebakan.

Pada tahap Batu, struktur yang dihasilkan menjadi lebih keras dan tahan terhadap serangan. Pengguna dapat membentuk pilar, benteng sederhana, atau senjata dari batu.

Pada tahap Besi, pengguna mulai memanfaatkan logam dasar yang tersedia di lingkungan dan membentuknya menjadi senjata sederhana, pelindung, atau struktur logam mentah.

Pada tahap Baja, material yang digunakan menjadi lebih kuat dan tahan lama. Namun Baja juga lebih sulit dikendalikan dan lebih terbatas dibanding Tanah atau Batu biasa.

Risiko Tanah

Risiko utama Tanah berasal dari beban material.

Ketika pengguna memaksakan bentuk yang terlalu besar atau berat, tubuh dapat mengalami:

  • kelelahan ekstrem;
  • tekanan pada tulang;
  • nyeri otot;
  • gangguan Jalur Arka.

Pasir

Pasir merupakan cabang dari Tanah.

Secara teori, seluruh pengguna Tanah dapat mempelajari Pasir, tetapi tidak semuanya mampu menguasainya dengan baik. Pasir membutuhkan kontrol halus karena tersusun dari butiran kecil yang mudah menyebar.

Pengguna Pasir mendapat keuntungan besar di gurun, pantai, reruntuhan kering, tanah rapuh, dan wilayah berdebu.

Jika Pasir tidak tersedia, pengguna dapat menghancurkan Tanah atau Batu menjadi butiran, tetapi proses tersebut membutuhkan Arka lebih besar.

Tingkatan Pasir

Tingkatan PasirKarakteristik
PasirMenggerakkan Pasir, menciptakan debu, mengganggu penglihatan, dan membentuk lapisan Pasir
Ahli PasirMengendalikan medan kering secara luas, membentuk badai Pasir, jebakan, atau tekanan butiran

Pada tahap Pasir, pengguna dapat mengangkat Pasir, membuat gangguan visual, membentuk tirai Pasir, atau memperlambat gerakan lawan.

Pada tahap Ahli Pasir, kontrol menjadi lebih besar dan presisi. Pasir dapat digunakan untuk:

  • mengikis;
  • menjebak;
  • menyumbat celah armor;
  • mengganggu mesin;
  • mengurangi penglihatan;
  • mengganggu pernapasan.

Kelemahan utama Pasir adalah medan basah karena Air membuat butirannya menggumpal, bertambah berat, dan lebih sulit dikendalikan.

Risiko Pasir

Risiko utama Pasir adalah hilangnya kontrol terhadap butiran.

Pasir yang tidak terkendali dapat:

  • melukai sekutu;
  • mengganggu pernapasan pengguna sendiri;
  • membuat lingkungan berbahaya bagi seluruh pihak.

Listrik

Listrik adalah elemen berkecepatan tinggi yang mengandalkan arus, refleks, daya kejut, dan serangan cepat.

Elemen ini efektif untuk serangan mendadak dan penguatan gerak tubuh.

Pengguna Listrik dapat menghasilkan listrik melalui Arka dari tubuhnya sendiri dan tidak membutuhkan badai atau sumber listrik alami.

Namun, hujan, logam penghantar, sumber listrik, atau awan bermuatan dapat membuat penggunaan Listrik lebih kuat dan hemat.

Tingkatan Listrik

Tingkatan ListrikKarakteristik
PercikanListrik dasar untuk menyetrum, meningkatkan refleks, dan mempercepat gerakan
KilatAliran Listrik lebih stabil, gerakan lebih cepat, dan serangan lebih kuat
PetirOutput Listrik besar, serangan kuat, dan potensi memanfaatkan petir alami dalam kondisi tertentu

Pada tahap Percikan, pengguna dapat menyetrum lawan, memperkuat pukulan, meningkatkan refleks, atau menyalurkan Listrik dalam jumlah kecil ke senjata.

Pada tahap Kilat, pengguna mampu bergerak lebih cepat, menyerang beberapa target melalui medium penghantar, dan menghasilkan serangan Listrik yang lebih stabil.

Pada tahap Petir, pengguna mampu melepaskan output Listrik besar.

Dalam kondisi hujan atau keberadaan awan bermuatan, pengguna tingkat tinggi dapat memanfaatkan petir alami, tetapi tindakan tersebut sangat sulit dan berisiko.

Pengguna Listrik tidak kebal terhadap listrik. Mereka hanya memiliki toleransi dasar terhadap aliran yang disalurkan sendiri.

Genangan Air, logam, medan basah, maupun kontrol yang buruk dapat membuat Listrik kembali mengenai pengguna.

Risiko Listrik

Risiko utama Listrik meliputi:

  • kejang otot;
  • kerusakan saraf;
  • mati rasa;
  • gangguan jantung;
  • luka bakar internal;
  • kehilangan kendali motorik.

Cahaya

Cahaya adalah elemen dengan daya rusak besar yang dapat membentuk Cahaya menjadi benda padat sejak tahap awal.

Elemen ini sangat kuat, tetapi membutuhkan Arka dan Stamina dalam jumlah besar.

Pengguna dapat menciptakan Cahaya melalui Arka dan tidak harus berada di wilayah terang.

Namun, sumber Cahaya kuat seperti matahari, lampu, Api, pantulan Cahaya, atau energi bercahaya dapat membantu mengurangi kebutuhan Arka.

Tingkatan Cahaya

Tingkatan CahayaKarakteristik
Cahaya DasarKilatan, sinar, Cahaya sederhana, dan bentuk Cahaya padat awal
Cahaya PadatMembentuk senjata atau pertahanan dari Cahaya yang memiliki bentuk fisik
Cahaya MurniCahaya menjadi lebih efisien, stabil, dan kuat dalam bentuk padat

Pada tahap Cahaya Dasar, pengguna dapat menghasilkan kilatan, sinar, dan bentuk sederhana. Cahaya sudah dapat mulai dipadatkan pada tahap ini, tetapi sangat boros.

Pada tahap Cahaya Padat, pengguna mampu membentuk pedang Cahaya, duri, perisai, maupun proyektil yang memiliki bentuk fisik.

Pada tahap Cahaya Murni, bentuk Cahaya menjadi lebih stabil dan efisien. Pengguna mampu mempertahankan senjata Cahaya lebih lama dan bergerak lebih cepat dengan kontrol yang lebih baik.

Cahaya juga memungkinkan gerakan cepat, tetapi penggunaan tersebut sangat menguras Stamina.

Pengguna Cahaya kuat dalam ledakan kekuatan singkat, tetapi dapat lebih cepat mengalami kelelahan dalam pertarungan panjang.

Risiko Cahaya

Risiko utama Cahaya meliputi:

  • kelelahan ekstrem;
  • gangguan penglihatan;
  • kerusakan saraf;
  • melemahnya tubuh;
  • beban Stamina yang besar.

Kegelapan

Kegelapan adalah elemen yang mengandalkan bayangan, penyamaran keberadaan, penguatan tubuh, dan manipulasi ruang gelap.

Elemen ini sangat efektif untuk penyergapan, pertarungan malam, serta pergerakan tersembunyi.

Pengguna Kegelapan dapat menciptakan atau memadatkan Kegelapan melalui Arka dan tidak selalu membutuhkan malam atau bayangan.

Namun, penggunaan menjadi jauh lebih hemat dan kuat di tempat gelap, malam hari, atau wilayah yang memiliki banyak bayangan.

Tingkatan Kegelapan

Tingkatan KegelapanKarakteristik
Kegelapan DasarKeberadaan samar, penguatan tubuh, dan penyamaran awal
BayanganMemasuki bayangan, bergerak melalui wilayah gelap, dan menyerang dari titik buta
Rekayasa KegelapanMembentuk Kegelapan menjadi serangan, perangkap, senjata, atau penguatan tubuh yang lebih tinggi

Pada tahap Kegelapan Dasar, keberadaan pengguna menjadi lebih sulit dirasakan, khususnya pada malam hari atau di tempat gelap.

Tubuh pengguna juga dapat menjadi lebih kuat dibandingkan manusia biasa.

Pada tahap Bayangan, pengguna dapat masuk ke dalam bayangan, menyamarkan posisinya, dan menyerang dari area gelap.

Namun, bayangan bukan tubuh pengguna. Apabila tubuh sebenarnya terkena serangan, pengguna tetap mengalami luka.

Pada tahap Rekayasa Kegelapan, pengguna dapat membentuk Kegelapan menjadi senjata, perangkap, atau penguatan tubuh yang lebih besar.

Salah satu kemampuan berbahaya dari Kegelapan adalah penggandaan kekuatan tubuh.

Pengguna dapat meningkatkan kemampuan fisik dan inderanya, tetapi pemaksaan berlebihan memiliki konsekuensi berat.

Risiko Kegelapan

Risiko utama Kegelapan meliputi:

  • kelelahan berkepanjangan;
  • kerusakan tubuh;
  • Kikis Aura;
  • kematian jika penguatan tubuh dipaksakan secara ekstrem.

Alkimia

Alkimia adalah elemen atau sistem kekuatan yang berfokus pada penciptaan, pembentukan, perakitan, dan penguraian benda.

Alkimia tidak selalu digunakan untuk menyerang secara langsung. Fleksibilitasnya sangat bergantung pada pengetahuan dan kreativitas pengguna.

Pengguna dapat membuat benda tanpa bahan baku, tetapi kebutuhan Arka menjadi sangat besar.

Apabila bahan telah tersedia, kebutuhan Arka dapat berkurang secara signifikan. Beban Stamina tetap bergantung pada kompleksitas benda yang dibuat.

Tingkatan Alkimia

Tingkatan AlkimiaKarakteristik
Alkimia PemulaMembuat benda sederhana seperti pisau, tombak, perisai kasar, alat dasar, atau struktur kecil
Pembuat MenengahMembuat benda yang lebih stabil, senjata lebih rapi, alat fungsional, atau struktur lebih kuat
Pembuat PakarMembuat benda kompleks, mekanisme presisi, senjata khusus, atau alat teknis
Pengurai/PenghancurMembongkar, merusak, atau menghancurkan struktur benda melalui pemahaman terhadap susunannya

Pada tahap Alkimia Pemula, pengguna dapat membuat benda sederhana dengan bentuk dan fungsi yang mudah dipahami.

Pada tahap Pembuat Menengah, benda yang diciptakan menjadi lebih stabil dan lebih berguna untuk pertarungan maupun kehidupan sehari-hari.

Pada tahap Pembuat Pakar, pengguna mampu menghasilkan benda kompleks dengan kebutuhan pemahaman teknis yang lebih tinggi.

Pada tahap Pengurai/Penghancur, pengguna tidak lagi hanya menciptakan benda, tetapi juga dapat membongkar atau merusak struktur benda lain.

Alkimia sangat bergantung pada pengetahuan pengguna.

Jika pengguna tidak memahami benda yang ingin dibuat, hasilnya dapat mengalami kegagalan fungsi. Kegagalan tersebut tidak selalu berarti benda sama sekali tidak terbentuk. Benda dapat tetap muncul dalam keadaan:

  • rusak;
  • tidak stabil;
  • tidak dapat digunakan;
  • berbahaya bagi pengguna.

Risiko Alkimia

Risiko utama Alkimia meliputi:

  • gagal bentuk;
  • ledakan struktur;
  • Overload Arka;
  • kelelahan ekstrem;
  • kerusakan tubuh akibat proses yang tidak stabil.

Risiko Umum Kekuatan Dasar

Meskipun disebut Kekuatan Dasar, seluruh elemen tetap dapat melukai penggunanya apabila digunakan secara berlebihan atau tidak stabil.

RisikoPenjelasan
Arka terkurasPengguna kehabisan Arka Aktif dan tidak mampu menggunakan kekuatan secara normal
Stamina melemahTubuh tidak mampu menahan tekanan penggunaan kekuatan
Efek balikElemen berbalik melukai pengguna
Cedera Jalur ArkaJalur energi mengalami kerusakan akibat tekanan berlebihan
Kikis AuraAura melemah akibat pemaksaan kekuatan
Kehilangan kontrolElemen menyebar, pecah, atau mengenai sekutu

Toleransi terhadap elemen sendiri hanya memberi perlindungan dasar agar pengguna dapat menyalurkan kekuatannya.

Toleransi tersebut tidak memberikan kekebalan mutlak dan tidak menghapus risiko akibat penggunaan berlebihan.

Kekuatan Dasar menjadi fondasi bagi perkembangan elemen selanjutnya. Penguasaan tahap ini menentukan seberapa baik seseorang memahami bentuk kekuatannya, batas tubuhnya, serta cara menyalurkan Arka tanpa merusak dirinya sendiri.

Leave a Comment

Bagikan Dok ini

Kekuatan Dasar

Atau salin tautan

ISI

Evlors

Evlors adalah judul utama sekaligus identitas besar dari kisah yang berpusat pad

Arti Nama Novel

Sistem Waktu Terra

Sistem Waktu Terra adalah tatanan penghitungan dan penyelarasan waktu yang digun

Hakikat Sangkala Purba

Bagi penduduk Terra, Sangkala Purba dikenal sebagai bencana purba yang menghancu

Terra dalam Pengataman Vesqynae

Di antara seluruh dunia yang pernah diamati Vesqynae sepanjang keberadaan mereka

Terra Spesifik

Rahasia Besar Vesqynae

Terdapat dua hal mengenai Vesqynae yang tidak pernah mereka sampaikan kepada sia

Rahasia & Misteri

Arka

Arka Arka adalah tenaga dasar yang berasal dari Nullaris, ruang di luar lingkar

Nullaris

Nullaris adalah ruang yang berada di luar lingkar semesta, tempat hukum keberada

Cahaya Jiwa Coloni

Cahaya Jiwa Koloni adalah fenomena kosmik berupa satu titik cahaya yang terbentu

Fenomena Kosmik

Chat Icon Close Icon